Kasal: Modernisasi Alutsista Tetap Jadi Prioritas Utama TNI AL

    Kasal: Modernisasi Alutsista Tetap Jadi Prioritas Utama TNI AL

    Jakarta - Modernisasi Alutsista tetap menjadi prioritas utama TNI AL dalam pembangunan kekuatan untuk menegakkan kedaulatan hukum di laut. Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono kepada para wartawan sesaat sebelum membuka Rapim Saka Bahari Nasional tahun 2022 di Gedung Auditorium Denma Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (23/03) 

    Pemimpin tertinggi Angkatan Laut tersebut juga menjelaskan bahwa kekuatan TNI Angkatan Laut itu tergantung pada Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) yang terdiri dari unsur kapal, pesawat udara, marinir, dan pangkalan. Menurutnya, setiap tahun TNI AL pasti merencanakan pembangunan kapal, baik untuk KRI maupun KAL untuk penegakan hukum dan kedaulatan di laut, selain untuk menambah kekuatan juga untuk memodernisasi kapal-kapal yang sudah tua dimana saat ini 70 persen alutsista TNI AL sudah berumur di atas 30 tahun.

    WARTASEKOLAH.COM
    market.biz.id WARTASEKOLAH.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Terkait dengan launching 2 kapal jenis PC 60 M di Galangan PT. CMS di Banten pada Senin (21/03) kemarin, Laksamana Yudo menerangkan hal tersebut merupakan pengembangan dari galangan dalam negeri yang semula hanya membangun kapal PC 40 M, ternyata tidak kalah dengan galangan di luar negeri, dimana saat ini juga telah mampu memproduksi jenis PC 60 M yang mampu melaksanakan operasi di ZEE.

    Tentunya tuntutan kemandirian produksi Alutsista dalam negeri ini adalah sebuah tantangan bagi generasi muda semua untuk berbuat mewujudkan dan mengembangkannya.

    Lebih lanjut Kasal juga menjelaskan pengadaan kapal di luar negeri tetap ada karena keterbatasan galangan dalam negeri yang masih belum memiliki kemampuan pada teknologi yang dibutuhkan.

    Seperti pengadaan kapal ranjau, dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah melaksanakan kontrak kerja sama dengan Jerman pada tahun 2021. Sementara untuk penghapusan kapal yang umurnya sudah tua yang membutuhkan biaya yang tinggi pada pemeliharaan dan sudah tidak bisa beroperasi lagi, Kasal menerangkan sudah melalui prosedur dari TNI Angkatan Laut diajukan secara hirarki dan berjenjang sampai mendapatkan keputusan Presiden dan persetujuan DPR. Tentang penghapusan KRI Teluk Penyu dan KRI Teluk Sampit sudah disetujui dan TNI AL tinggal membantu pelaksanaan lelangnya. (W@hyudi)

    Jakarta
    Wahyudi Arief

    Wahyudi Arief

    Artikel Sebelumnya

    TNI AD Jalin Kerja Sama Dengan BRIN Untuk...

    Artikel Berikutnya

    Bersama Warga, Satgas Kostrad Gotong-Royong...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    ARB Surabaya verified

    Maskuri

    Maskuri verified

    Postingan Bulan ini: 118

    Postingan Tahun ini: 382

    Registered: Mar 10, 2022

    Basory Wijaya

    Basory Wijaya verified

    Postingan Bulan ini: 104

    Postingan Tahun ini: 560

    Registered: Oct 11, 2021

    Pardal Riyanto

    Pardal Riyanto verified

    Postingan Bulan ini: 104

    Postingan Tahun ini: 486

    Registered: Apr 9, 2021

    YUDIK

    YUDIK verified

    Postingan Bulan ini: 89

    Postingan Tahun ini: 463

    Registered: Sep 23, 2021

    Profle

    Wahyudha Widharta verified

    Babinsa Terus Berikan Pendampingan Dalam Setiap Kegiatan Vaksinasi
    Dengan Donor Mewujudkan Kepedulian Babinsa
    Peringati Hari Lingkungan Hidup, Danramil Bergas Tanam Pohon
    Jalin Silaturahmi Dandim Kunjungi Tokoh Agama

    Rekomendasi

    Koramil 0829/11 Konang Laksanakan Sosialisasi Vaksin Ternak Dan Senam Germas
    Sertu Mulyadi Anggota Koramil 0622-04/Cikidang Berikan Semangat Kepada Resimen UNJ
    Bersinergi..!! Babinsa Purwosari Bersama Polsuska Berikan Himbauan Prokes Kepada  Penumpang Di Stasiun Purwosari 
    Kpt Arm Witono, SH. : Perkuat Nasionalisme di Era Milenial
    Peduli Peternak,Babinsa Lerep Pantau Penyemprotan Disinfektan Kandang

    Ikuti Kami